Home / Megapolitan / KSPI Akan Menuntut di Istana Negara, Terkait Janji Upah Buruh Kepada Gubernur DKI.

KSPI Akan Menuntut di Istana Negara, Terkait Janji Upah Buruh Kepada Gubernur DKI.

RAJAWALI CITRA NEWS. Com,  JAKARTA – Hari ini KSPI menggelar jumpa pers sehubungan dengan rencana aksi yang akan dilakukan buruh Indonesia pada tanggal 10 November 2017 mendatang.

Dalam demo mendatang ke istana negara dinfokan sekitar ratusan buruh akan meminta dengan tegas tuntutan untuk mencabut mandat Anies – Sandi dan Kampanye Upah +50 (minimal 500 ribu), Presiden KSPI akan menemukan Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara.

Menurut President KSPI, Iqbal Said mengatakan “Kami akan menuntut upah yang tidak sesuai dengan upah buruh yang ada di indonesia. Kami meminta kejujuran Gubernur dan Wakil Gubernur DKI , Padahal Anies dan Sandi sudah ketemu sama saya tetapi mereka berbohong dan kita akan lawan dengan kebohongan  janji janji akan memperhatikan upah buruh nyatanya bohong besar. “.kata Iqbal Said dalam jumpa PERS di Kantor DPP FSPMI Jl. Pondok Gede, Rabu, (08/11/2017.)

Dalam orasi yang akan di suarakan
ingin mencabut mandat Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan di langsungkan pada tanggal 10 November 2017, yang tepat hari Palawan. Untuk aksi nasional yang akan dipusatkan di Istana negara dan serentak di seluruh daerah.

2. Buruh juga akan memberikan gelar Anies – Sandi sebagai Bapak Upah Murah dan Gubernur yang paling cepat mengingkari janji.

3. Longmarch jalan kaki dari berbagai kota ke Jakarta untuk mengikuti aksi 10 November 2017.

KSPI akan menyuarakan di depan istana negara untuk menuntut upah beuruh yang belum terealisasi oleh keputusan Gubernur.  Inisiatif KSPI akan tetap memperjuangkan upah minim bagi buruh.

Penulis : Jojoe / Rico Waworuntu.

 

 

Editor : Darius Manurung.

About Rajawali Citra News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Perhimpunan Alumni Jerman Gelar Silaturami Di Jakarta.

RAJAWALI CITRA NEWS.Com , JAKARTA – Negara Jerman merupakan negara adi daya ...