Home / Ragam Berita / Menyesali Perbuatan Baik

Menyesali Perbuatan Baik

Medan,pwrionline.com – Kisah sa’ban Shahabat Rasulullah.

Sa’ban adalah seorang sahabat yang selalu duduk di sudut  paling pinggir mesjid, sehingga ia tdk pernah merepotkan siapapun juga . dan selalu tepat waktu melaksanakan ibadah shalat berjama’ah.

Pada suatu pagi subuh,  Rasulullah menanyakan keberadaannya kepada sahabat lain, karena dia belum berada di sudut langganannya itu.   Karena waktu subuh sudah berjalan, akhirnya shalat subuhpun didirikan berjamaah tanpa kehadiran Sa’ban.

Setelah selesai shalat Rasulullah menanyakan siapa  yang tahu dimana rumah Sa’ban. Dari salah seroang sahabat yang mengetahui, Rasulullah beserta beberapa sahabat meluncur ke rumah Sa’ban.

Sesampainya di sana, ditanyakan keberadaan rumah Sa’ban kepada tetangganya. Akan tetapi ada sesuatu yang tidak biasa di sana. Pagi itu terdapat kerumunan orang-orang. Ternyata Sa’ban telah meninggal dunia. Maka Rasulullah pun menunaikan fardhu kifayahya sampai mengantarkan jenazahnya  ke liang kubur.

Pada siang harinya, Rasulullah balik lagi ke rumah Sa’ban  menanyakan sesuatu kepada istrinya apakah ada wasiat yg ditinggalkan almarhum?

Istrinya menjawab: “Ada. Tetapi antara ada dan tiada kurang jelas dan kurang dapat dimengerti maksud dari wasiat itu sebelum ia meninggal, ya Rasulullah” jawab istri Sa’ban.

Istri Sa’ban berkata bahwa sebelum wafatnya Sa’ban ada menyebutkan : andai lebih panjang…..

andai lebih lama………….. andai lebih banyak………

Lalu Rasulullah tersenyum dan memahami apa maksud perkataan terakhir Sa’ban tersebut.

Andai lebih panjang……………….. Ternyata pada wkt ia mau meninggal Allah menunjukkan perbuatan baiknya dimasa hidupnya.

  1. Ia pernah menuntun orangtua buta ke mesjid  di sekitar mesjid, hampir ia terlambat shalat gara-gara menuntun orang buta tersebut. Rupanya Allah menunjukkan betapa dahsyatnya imbalan pahala yg akan diperolehnya atas jasanya itu, sehingga ia berkata  “andai lebih panjang…..”; sebab jika ia menatahnya  lebih panjang (lama) pasti ia akan memperoleh imbalan yg lebih besar.
  2. Ia pernah memberikan jubahnya yg sudah dipakai kepada seorangtua yang sudah tua dan ia merasa kedinginan di waktu subuh.
  3. Ia memberikan sedekah kepada orang lain tetapi hanya sedikit saja karena memang kemampuannya yang terbatas.

Kesimpulan

  1. Orang berbuat baik saja masih menyesal atas perbuatan baiknya karena kurang banyak. Apalagi orang yang berbuat dosa, tentu lebih pantas lagi untuk sangat menyesali perbuatannya. Kenapa kita tidak bertaubat selagi masih ada kesempatan di dunia ini.
  2. Banyak orang yang sudah berbuat baik, namun belum ikhlash. Dari riwayat diatas kita bisa melihat betapa Sa’ban menyesali kebaikannya; mengapa ia tidak memberikan jas/baju tebal yang baru agar imbalan pahala yang diperolehnya lebih dahsyat.
  3. Ia memberikan sedekah dengan ikhlas tetapi hanya dengan standart yang minimal:  sedekah dengan uang receh saja. Andai ia memberikan lebih banyak dan lebih berkualitas mungkin ganjaran yang akan diperolehnya akan jauh lebih banyak lagi.

Ramadhan adalah bulan yang sangat utama untuk mengajak kita semua berbagi kepada sesama. Bulan ini sengaja dijadikan Allah sebagai kesempatan bagi kita untuk menerima bonus yang sangat besar, agar kita dapat mereguk kenikmatannya di hari akhir kelak.

Kendati umur umat Rasulullah Muhammad hanya berkisar enampuluh tujuh puluh  tetapi dengan banyaknya bonus yang diberikan oleh Allah, ummat ini bisa mengimbangi  usia panjang yang diberikan kepada umat terdahulu. Nabi Nuh misalnya bisa mencapai umur 1000 tahun. Betapa dahsyatnya usia di zaman itu. Namun, karena kita umat Muhammad diberi kesempatan meraih bonus  Ramadhan, nilai ibadah yang kitya lakukan bisa mencapai – bahkan  melampaui – panjangnya umur ummat sebelumnya. Betapa sayangnya Allah kepda kita sebagai umat Rasulullah. (Kasron)

Penulis Adalah Anggota DPC PWRI Kota Medan

Oleh : Kasron Nasution

About Rajawali Citra News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Perhimpunan Alumni Jerman Gelar Silaturami Di Jakarta.

RAJAWALI CITRA NEWS.Com , JAKARTA – Negara Jerman merupakan negara adi daya ...